Pages

Subscribe:

Kamis, 28 April 2011

BAB 8 BUDAYA



Budaya adalah segala nilai, pemikiran, symbol yang mempengaruhi perilaku, sikap, kepercayaan, dan kebiasaan seseorang dan masyarakat. Suatu nilai-nilai bias dianggap sebagai makana budaya (cultural meaning) jika semua orang dalam sebuah masyarakat memiliki pemahaman yang sama terhadap nilai-nilai tersebut. Unsur budaya adalah nilai, norma, mitos, symbol.
Nilai adalah kepercayaan atau segala sesuatu yang dianggap penting oleh seseorang atau suatu masyarakat. Norma lebih spesifik disbanding nilai. Norma akan mengarahkan seseorang terhadap perilaku yang diterima dan yang tidak diterima. Norma terbagi menjadi 2 macam. Norma yang disepakati (enected norms) berdasarkan peraturaj pemerintah dan ketatanegaraan, biasanya berbentuk peraturan dan undang-undang. Cresive norm, yaitu norma yang ada dalam budaya  dan bias dipahami dan dihayati jika orang berinteraksi dengan orang dari budaya yang sama. Terdapat 3 jenis cresive norm: kebiasaan, larangan, dan konvensi.
Kebiasaan adalah berbagai bentuk perilaku dan tindakan yang diterima secara budaya. Kebiasaan diturunkan dari generasi ke generasi secara turun menurun. Beberapa contoh kebiasaan adalah upacar perkawinan, upacara pemakaman, upacara keagamaan. Larangan adalah berbagai bentuk kebiasaan yang mengandung aspek moral, biasanya berbentuk tindakan yang tidak boleh dilakukan oleh seseorang dalam suatu masyarakat. Konvensi menggambarkan norma dalam kehidupan sehari-hari. Konvensi menggambarkan anjuran atau kebiasaan bagaimana seseorang harus bertindak sehari-hari, dan biasanya berkaitan dengan perilaku konsumen yaitu perilaku rutin yang dilakukan oleh konsumen.
Mitos menggambarkan sebuah cerita atau kepercayaan yang mengandung nilai dan idealism bagi suatu masyarakat. Simbol adalah segala sesuatu (benda, nama, warna, konsep) yang memiliki arti penting lainnya.
Produk dan jasa memainka peranan penting dalam mempengaruhi budaya, karena produk mampu membawa pesan makna budaya, makna budaya atau makna simbolik yang telah melekat kepada produk akan dipindahkan kepada konsumen dalam bentuk pemilikah produk (possession ritual), pertukaran (exchange ritual), pemakaian (grooming ritual), dan pembuangan (divestment ritual).
Masyarakat modern yang hidup di hamper semua negara memiliki kesamaan kebudayaan, yaitu budaya popular. Budaya popular sebagai budaya masyarakta banyak. Budaya popular mudah dipahami oleh sebagian besar masyarakat, dan tidak memerlukan pengetahuan khusus untuk memahami budaya popular tersebut. Beberapa popular adalah iklan, televise, music, radio, pakaian, dan aksesoris, permainan (games), film, computer. Pemahaman tentang budaya suatu masyarakat dan bangsa akan memberikan inspirasi mengenai produk yang dibutuhkan oleh konsumen.

Summarized by: Dheanni F.Y ( Majoring Community Nutrition  of Human Ecology Faculty, Bogor Agricultural University
Based on Ujang Sumarwan.2003. Perilaku Konsumen: Teori dan Penerapannya dalam Pemasaran ( Consumers Behaviour: Theory and Application in Marketing).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar